Kendari – Seorang wanita mengalami luka pada bagian kaki setelah diduga disabet parang oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Batbat (Batubatu), Jalan Masjid Al Alam, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Peristiwa itu terjadi saat korban sedang duduk bersama rekannya di kawasan tersebut. Tiba-tiba, sebuah sepeda motor trail yang ditumpangi tiga pria datang dan diduga mencari seseorang di lokasi.
“Awalnya korban sedang duduk-duduk di dalam Batbat. Tiba-tiba datang satu motor bonceng tiga yang terlihat sedang mencari orang di lokasi,” kata Dantim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, Minggu (2/8).
Bripka Boy mengatakan, setelah berkeliling dan tidak menemukan orang yang dicari, salah seorang pria diduga mengeluarkan parang lalu mengayunkannya ke arah warga di sekitar lokasi.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sayat pada bagian bawah lutut. Korban awalnya mengira benturan yang dirasakan berasal dari benda lain.
“Korban sempat mengira hantaman tersebut hanya berasal dari sepotong kayu biasa,” ujarnya.
Korban kemudian meninggalkan lokasi bersama rekannya. Namun setelah berada di luar kawasan Batbat, korban merasakan sakit pada kakinya. Saat diperiksa, celananya telah robek dan kakinya mengalami luka hingga mengeluarkan darah.
Menerima informasi tersebut, Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra langsung mendatangi lokasi dan melakukan pencarian terhadap para terduga pelaku.

“Kami langsung melakukan pencarian dan pengejaran berdasarkan ciri-ciri kendaraan serta pelaku, namun mereka sudah melarikan diri,” kata Bripka Boy.
Saat ini, korban telah diarahkan untuk membuat laporan polisi di polsek setempat agar kasus tersebut dapat diproses lebih lanjut. Sementara itu, Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra juga meningkatkan patroli di kawasan Batbat guna mengantisipasi kejadian serupa.
sumber: kendari.info


Tinggalkan Balasan