Kendari – Seorang wanita di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Femi, kehilangan dompet berisi kartu ATM. Tak lama setelah dompet tersebut hilang, uang di rekeningnya sebesar Rp14,127 juta ditarik oleh orang tak dikenal (OTK) melalui sejumlah BRILink.
Femi mengatakan kehilangan dompet tersebut terjadi pada Kamis (13/8/2026). Saat itu, ia berada di kawasan Lapangan Kancil, Jalan Kancil, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, untuk menonton pertandingan sepak bola.
“Saya kurang tahu pasti di mana dompet itu tercecer, apakah di Lapangan Kancil atau di motor. Hanya tiba-tiba muncul notifikasi uang sebesar Rp14,1 juta tertarik,” kata Femi saat dikonfirmasi Kendariinfo, Kamis (20/8).
Femi mengaku sempat duduk dan beristirahat di sekitar lapangan. Namun, ia tidak menyadari kapan terakhir kali dompet tersebut masih berada dalam penguasaannya.
“Tidak lama kemudian masuk notifikasi dari BRI dan saya melihat ada penarikan uang dari rekening,” ujarnya.
Dompet tersebut berisi uang tunai Rp200 ribu, KTP, sejumlah kartu ATM, kartu NPWP, dan kartu BPJS. Setelah menerima notifikasi tersebut, Femi mengecek transaksi rekeningnya dan mendapati uang sebesar Rp14.127.000 telah ditarik oleh orang yang belum diketahui identitasnya.
Femi kemudian menghubungi pihak Bank BRI untuk menelusuri lokasi transaksi. Berdasarkan informasi dari pihak bank, penarikan uang tersebut dilakukan di tiga titik BRILink yang berada di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, dan Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat.
“Jadi saya lapor ke pihak BRI, terus dilihat lokasi dan waktu penarikan uang. Lokasinya di tiga BRILink itu. Saya cek dan dapat CCTV-nya. Jadi keterangan pegawai BRILink itu memang orang yang di CCTV yang menarik uang saya,” bebernya.
Dari rekaman kamera pengawas yang diterima Kendariinfo, terlihat seorang terduga pelaku mengenakan masker dan kemeja berwarna krem memasuki salah satu BRILink. Orang tersebut kemudian melakukan transaksi tarik tunai menggunakan kartu ATM milik korban.
Femi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polresta Kendari untuk diproses lebih lanjut.
Hingga kini, identitas terduga pelaku belum diketahui dan kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
sumber: kendari info






Tinggalkan Balasan