Kendari – Seorang pria paruh baya berinisial A mendatangi Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra untuk meminta bantuan mencari anak perempuannya di kawasan Bat-bat, Kota Kendari. Namun, peristiwa tersebut justru membongkar dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.
Kejadian berawal saat petugas membantu pria A menyisir kawasan Bat-bat dan menemukan dua orang gadis remaja di bawah umur. Saat diinterogasi di lokasi, keduanya akhirnya mengakui bahwa mereka tidak memiliki hubungan keluarga atau pertalian darah dengan lelaki A tersebut.
Demi keamanan dan keselamatan, petugas berinisiatif mengantarkan kedua anak perempuan tersebut pulang ke rumah orang tuanya. Namun, di tengah perjalanan menuju rumah, salah satu remaja berinisial NI (15) memberikan pengakuan mengejutkan kepada petugas.
NI mengungkapkan bahwa sepeda motor yang digunakannya dipinjamkan oleh lelaki A yang sebelumnya berjanji meminjamkan kendaraan tersebut. NI juga menyebut lelaki A sempat marah-marah kepadanya karena diduga cemburu. Lebih lanjut, NI mengaku telah menjadi korban pemerkosaan sebanyak dua kali oleh lelaki A di kediamannya yang terletak di Jalan Kamboja.
Mendengar pengakuan korban, tim patroli langsung bergerak cepat melakukan pengejaran ke lokasi yang biasa didatangi oleh terduga pelaku A. Namun, saat petugas tiba di lokasi, terduga pelaku telah melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya di tempat.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. NI mendatangi Mapolresta Kendari dengan didampingi keluarga serta tim patroli untuk membuat laporan polisi resmi.
Selain mendampingi korban, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor milik terduga pelaku A yang tertinggal sebagai barang bukti ke Mapolresta Kendari guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
(Xan)





Tinggalkan Balasan