Buntut dari insiden kecolongan ini, petugas kepolisian yang berjaga di ruang tahanan pada malam kejadian dikabarkan langsung diperiksa secara intensif.
Pemeriksaan dilakukan oleh pihak internal untuk mengungkap kronologi pasti serta melihat adanya potensi kelalaian atau unsur lain di balik kaburnya belasan tahanan tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian Polres Kolut langsung bergerak cepat melakukan pengejaran skala besar di lapangan. Sejumlah ruas jalan utama dan akses keluar masuk perbatasan wilayah Kabupaten Kolaka Utara kini diperketat guna mempersempit ruang gerak para buronan yang tengah melarikan diri.
- Ketua Serikat Buruh Kolaka Berty Layuk Bongkar K3 IPIP Pomalaa, Dugaan Pemotongan Upah untuk APD Disorot
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- Yusran Akbar: Anggaran 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Konawe
Ketatnya razia di jalur pelarian ini diakui oleh salah seorang warga Lasusua bernama Aris (28).
Dirinya mengaku sempat dihentikan dan diperiksa oleh petugas saat sedang melintas di Jalan Bypass Tobaku–Lasusua pada Kamis siang karena polisi tengah sibuk melakukan pelacakan kendaraan di jalanan.
“Tadi polisi banyak sibuk mencari. Bahkan, ada beberapa kendaraan juga hilang. Sepertinya itu digunakan pelaku,” ungkap Aris. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari pihak kepolisian masih terus bersiaga dan melakukan pengejaran intensif di berbagai titik yang dicurigai sebagai tempat persembunyian para tahanan. (red)



Tinggalkan Balasan