“Jangan hanya kasus per kasus. Aparat harus menyusun strategi secara menyeluruh untuk memberantas KKB. Harus ada roadmap pemberantasan KKB di Papua, sehingga langkah negara tidak hanya muncul ketika ada kasus,” katanya.
Oleh menjelaskan, roadmap tersebut perlu memuat sasaran, tahapan, indikator, dan evaluasi yang jelas. Dengan demikian, penanganan keamanan di Papua dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa strategi keamanan perlu berjalan beriringan dengan pembangunan, pelayanan publik, serta perlindungan masyarakat sipil. Pendekatan yang hanya bersifat responsif dinilai berpotensi membuat kekerasan terus berulang.
“Pemerintah harus lebih serius menyelesaikan masalah KKB di Papua. Kalau penanganannya hanya parsial, kasus serupa akan terus terulang. Negara harus hadir secara konsisten, bukan hanya ketika terjadi penembakan atau pembunuhan,” ujar Oleh.
Selain itu, ia meminta aparat melakukan investigasi secara profesional untuk mengungkap pelaku, jaringan, dan motif di balik penembakan. Penegakan hukum, menurutnya, harus dilakukan secara tegas dengan tetap menjunjung hukum serta melindungi masyarakat sipil.
Sumber: E-Media DPR RI — lihat sumber



Tinggalkan Balasan