Perdetiknews. – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan sejumlah langkah penertiban di sektor pertanian, mulai dari penindakan dugaan mafia pupuk hingga pembenahan internal kementerian.
Hal itu disampaikan Amran saat berbincang dalam Podcast Kasisolusi. Dalam perbincangan tersebut, ia mengungkapkan bahwa sebanyak 275 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian telah mengalami mutasi, demosi, hingga pemberhentian dalam sekitar dua tahun terakhir.
Menurut Amran, langkah tersebut merupakan bagian dari pembenahan sumber daya manusia dan penerapan sistem meritokrasi. Ia menegaskan bahwa penindakan dilakukan berdasarkan pelanggaran dan tidak memandang kedekatan personal.
“Kalau ada melanggar, orang dekat saya atau tidak dekat, kami tindak,” ujar Amran.
Ia juga menyebut terdapat sejumlah kasus yang telah diproses hingga ke ranah hukum. Dalam penindakan terhadap dugaan praktik mafia pertanian, Amran menyampaikan angka 102 tersangka.




Tinggalkan Balasan