BOMBANA, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memastikan proses pengadaan dilakukan secara hati-hati. Saat ini, Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra masih menunggu hasil reviu Inspektorat sebelum mengambil langkah lanjutan terhadap proses tender.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pantja Widhia Justianus Tolia, mengatakan proyek tersebut menjadi perhatian khusus Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka (ASR), sehingga seluruh tahapan harus dipastikan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami sedang menunggu reviu dari Inspektorat. Hal ini juga sudah menjadi atensi khusus dari Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel. Tidak boleh ada celah yang dapat merugikan negara maupun masyarakat,” ujar Widhi.

Menurut Widhi, setelah dokumen hasil evaluasi diserahkan oleh Badan Layanan Pengadaan (BLP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama tim teknis akan melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh.

Verifikasi itu meliputi keberadaan Asphalt Mixing Plant (AMP), kepemilikan alat berat, sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kesiapan tenaga ahli, hingga berbagai persyaratan teknis lainnya. Apabila penyedia tidak mampu memenuhi persyaratan tersebut, hasil lelang dapat ditolak.