KENDARI – Jajak Pendapat Perdetiknews mengenai tingkat kepuasan kinerja kepala daerah di Sulawesi Tenggara terus bergerak. Sejumlah nama mulai menempati posisi teratas dalam ranking sementara berdasarkan penilaian pembaca.
Dalam perkembangan terbaru, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. dari Kabupaten Buton Tengah berada di posisi pertama dengan tingkat kepuasan 100 persen.
Posisi kedua ditempati H. Yusran Fahim, S.E. dari Kota Baubau yang juga mencatat tingkat kepuasan 100 persen. Sementara H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. dari Kabupaten Kolaka Timur berada di posisi ketiga dengan angka yang sama, yakni 100 persen.
Berikutnya, La Ode Darwin dari Kabupaten Muna Barat berada di posisi keempat dengan tingkat kepuasan 91,4 persen.
Di posisi kelima ada H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si. dari Kabupaten Kolaka dengan tingkat kepuasan 77,8 persen.
Selanjutnya, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM dari Kota Kendari berada di posisi keenam dengan 66,7 persen.
Yusran Akbar dari Kabupaten Konawe menempati posisi ketujuh dengan tingkat kepuasan 60 persen.
Kemudian Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si. dari Kabupaten Konawe Selatan berada di posisi kedelapan dengan 50 persen.
Sementara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., Gubernur Sulawesi Tenggara, berada di posisi kesembilan dengan tingkat kepuasan 45,6 persen.
Posisi kesepuluh ditempati Rifqi Saifullah Razak dari Kabupaten Konawe Kepulauan dengan angka 0 persen.
Ranking tersebut bukan hasil akhir. Posisi masing-masing kepala daerah masih dapat berubah seiring bertambahnya penilaian dari pembaca Perdetiknews.
Tingkat kepuasan dalam jajak pendapat ini dihitung berdasarkan penilaian Sangat Puas, Puas dan Cukup Puas.
Dengan demikian, angka yang muncul pada ranking menggambarkan akumulasi tiga kategori penilaian tersebut.
Jajak Pendapat Perdetiknews juga memberikan ruang kepada pembaca untuk menyampaikan bidang yang paling perlu dievaluasi serta menuliskan kritik dan saran.
Sejumlah indikator yang disediakan meliputi pelayanan publik, infrastruktur dan pembangunan, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lapangan kerja, kesejahteraan masyarakat, transparansi dan akuntabilitas, responsivitas terhadap keluhan, serta program dan inovasi.
Feedback yang masuk menunjukkan masyarakat tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga menyampaikan persoalan yang mereka rasakan.
Di Kabupaten Konawe Selatan, misalnya, pembaca menyoroti pentingnya infrastruktur jalan sebagai akses perekonomian masyarakat.
Di Kota Kendari, masukan pembaca menyoroti kebutuhan perbaikan jalan, jembatan dan drainase, terutama menjelang musim penghujan.
Sementara di Kabupaten Muna Barat, sejumlah masukan berkaitan dengan jalan, akses menuju rumah sakit, pembangunan infrastruktur dasar, pelayanan publik, pendidikan hingga lapangan kerja.
Untuk tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, pembaca juga memberikan masukan terkait pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas, pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, ekonomi, lapangan kerja serta pembangunan.
Feedback pembaca juga memperlihatkan adanya apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah.
Di Muna Barat, salah satu pembaca menyampaikan kepuasan terhadap kepemimpinan pemerintah daerah dan berharap kinerja ke depan semakin baik serta mampu membawa masyarakat lebih sejahtera.
Sementara untuk Pemerintah Provinsi Sultra, terdapat pembaca yang mengapresiasi perubahan sistem pemerintahan dan penerapan meritokrasi.
Di sisi lain, terdapat pula pembaca yang meminta pemerintah lebih sering turun ke daerah dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Persaingan ranking masih terbuka. Tiga nama yang saat ini berada di angka 100 persen tentu masih bisa berubah apabila penilaian baru terus masuk.
Begitu pula kepala daerah lainnya masih berpeluang memperbaiki posisi dalam ranking.
Nah, bagaimana menurut Anda?
Apakah kinerja kepala daerah di wilayah Anda sudah memuaskan?
Bidang apa yang paling perlu diperbaiki: infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lapangan kerja, kesejahteraan, transparansi, responsivitas atau program pemerintah?
Jangan hanya melihat rankingnya. Ikut memberikan penilaian Anda melalui Jajak Pendapat Perdetiknews.
Pembaca juga dapat menyampaikan kritik dan saran secara langsung melalui polling yang tersedia.
Suara Anda ikut menentukan bagaimana pembaca Perdetiknews menilai kinerja kepala daerah di Sulawesi Tenggara.
Catatan: Jajak Pendapat Perdetiknews merupakan jajak pendapat pembaca dan bukan survei ilmiah dengan metode sampling probabilitas. Ranking dan persentase dapat berubah mengikuti perkembangan partisipasi pembaca.
Editor: Tim Perdetik News





Tinggalkan Balasan