KOLAKA — Pemerintah Kabupaten Kolaka memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli gabungan di sejumlah wilayah rawan di Kecamatan Wundulako, Selasa (1/9). Patroli dimulai pukul 10.30 WITA dengan menyasar Desa Langori, Desa Watalara, dan Desa Puubunga.
Tim melakukan pemantauan langsung untuk mendeteksi potensi titik api sejak dini agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Kegiatan tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD Kabupaten Kolaka, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa.
Sejumlah pejabat yang turut hadir antara lain Kapolsek Wundulako Ipda Aril Arianto, Sekretaris BPBD Kabupaten Kolaka Sunarto, S.E., Serda Sapri dari Yonif 869/Taawu, Camat Baula Syahrial Darmawan, S.STP., M.Si., dan Sekcam Baula.
Selain menyisir wilayah dan memantau kondisi lapangan, tim berkoordinasi dengan pemerintah desa serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga diingatkan agar tidak membakar lahan atau sampah secara sembarangan dan memastikan api benar-benar padam setelah digunakan.
Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan tanda-tanda awal kebakaran. Jika menemukan titik api atau indikasi karhutla, warga diimbau segera melaporkannya kepada aparat atau pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat.
Patroli ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di Kabupaten Kolaka. Pemerintah daerah menilai pencegahan membutuhkan sinergi lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat.
Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui Diskominfo Kabupaten Kolaka, kegiatan berlangsung aman dan lancar. Pemerintah mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan agar potensi karhutla dapat ditekan sejak dini dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Sumber: Pemkab Kolaka — lihat sumber





Tinggalkan Balasan