Kendari – Keluarga korban dugaan tabrak lari di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta polisi segera menangkap pelaku. Hingga kini, lebih dari sebulan setelah kejadian, keluarga mengaku masih menunggu kepastian hukum.

Korban berinisial E mengalami luka lecet pada bagian kaki hingga perut setelah diduga sengaja ditabrak dua remaja laki-laki yang berboncengan sepeda motor usai ditegur karena berkendara ugal-ugalan pada Minggu (7/6/2026) pagi.

Kasus tersebut sempat viral di media sosial setelah istri korban berinisial S mengunggah rekaman video beserta kronologi kejadian. Sejak itu, keluarga berharap pelaku segera diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

S mengatakan, hingga saat ini keluarga belum menerima perkembangan signifikan dari penyidik. Informasi terakhir yang diterima hanya meminta mereka untuk bersabar menunggu proses penyelidikan.

“Terakhir suami saya tanya, katanya polisi di akhir Juni kemarin hanya menyuruh menunggu,” kata S kepada Kendariinfo, Minggu (2/8).

Ia mengaku mendapat informasi dari warga sekitar bahwa salah seorang remaja yang diduga terlibat masih beberapa kali terlihat berada di sekitar lingkungan rumah orang tuanya, meski sudah tidak lagi menetap di lokasi tersebut.

“Itu anak juga masih berkeliaran di lorongnya. Saya dengar dari tetangga di sekitar rumah mama saya,” ujarnya.

Menurut S, polisi bahkan sempat mengetahui keberadaan remaja tersebut. Namun, saat petugas mendatangi lokasi untuk mengamankannya, yang bersangkutan sudah lebih dulu meninggalkan tempat.

“Katanya polisi sempat tahu keberadaannya. Pas datang untuk ambil anak itu, ternyata sudah tidak ada di situ,” ungkapnya.

Meski demikian, S mengaku dirinya bersama sang suami tetap memercayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian. Ia berharap pelaku segera ditangkap agar kasus tersebut dapat segera menemui titik terang.

“Jadi saya dan suami cuma bisa tunggu hasil kerjanya polisi saja,” tutupnya.

sumber: kendari.info

56 / 100 Skor SEO