Kendari – Keberadaan dan keaslian dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel PT Citra Silika Malawa (CSM) menjadi sorotan dalam sidang perkara laporan palsu di Pengadilan Negeri (PN) Kendari.

Dalam persidangan yang digelar Kamis (17/9/2026), penyidik Subdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), AKP Rahman, dihadirkan sebagai saksi verbalisan.

Dilansir dari Kendarihariini.com, salah satu hal yang terungkap dalam persidangan adalah dokumen IUP PT CSM seluas 475 hektare yang disebut penyidik hanya tersedia dalam bentuk fotokopi. Menurut keterangan Rahman, penyidik telah beberapa kali meminta dokumen aslinya, tetapi tidak pernah mendapatkannya.

“Fotokopi, kami sering minta aslinya, lewat telepon, WhatsApp dan saat pemeriksaan tapi tidak pernah diberikan,” kata AKP Rahman dalam persidangan.

Perkara tersebut melibatkan Direktur PT Golden Anugrah Nusantara (GAN), Mahaputra Djafir Oda (MJO), sebagai terdakwa. MJO sebelumnya dilaporkan oleh Direktur PT CSM, Samsul Alam Paddo, pada 2025.