JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkap adanya ribuan tambang ilegal yang disebut masih beroperasi di Indonesia. Menurut Prabowo, sebagian aktivitas pertambangan ilegal tersebut bahkan telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam dialog bersama sejumlah jurnalis senior dan pakar. Ia mencontohkan adanya tambang ilegal yang disebut telah beroperasi selama delapan tahun dan menghasilkan emas dalam jumlah besar.
“Jadi ada umpamanya ribuan tambang ilegal. Ribuan,” kata Prabowo dalam dialog tersebut.
Prabowo kemudian menyebut salah satu contoh tambang ilegal yang menurutnya telah berjalan selama delapan tahun. Tambang tersebut, kata dia, mampu mengeluarkan sekitar 200 kilogram emas setiap bulan.
“Setiap bulan dia keluarkan 200 kilo emas,” ujar Prabowo.
Menurut perhitungannya, produksi tersebut setara sekitar dua ton emas dalam satu tahun. Prabowo juga menyebut masih terdapat aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung yang perlu ditertibkan pemerintah.
“Sudah ribuan. Ini harus kita tertibkan,” tegasnya.
Prabowo mengatakan pemerintah tengah berupaya menertibkan berbagai aktivitas ilegal yang dinilai menyebabkan potensi kekayaan negara tidak sepenuhnya masuk ke dalam sistem ekonomi nasional.
Dalam dialog itu, Prabowo juga menyinggung langkah pemerintah menghentikan penyelundupan timah dan menertibkan sejumlah tambang ilegal di Bangka. Ia mengaitkan penertiban tersebut dengan peningkatan kinerja perusahaan negara di sektor pertambangan.
Pernyataan mengenai jumlah tambang ilegal dan produksi emas tersebut merupakan paparan Prabowo dalam dialog dan perlu dibaca sebagai klaim yang disampaikan Presiden, sementara angka dan cakupan aktivitas tambang ilegal tersebut dapat diverifikasi lebih lanjut dengan data resmi pemerintah.
Editor: Ixan





Tinggalkan Balasan