KENDARI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) didesak segera memproses Tri Firdaus Akbarsya, Komisaris Utama PT Tristaco Mineral Makmur (TMM), atas dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dari skandal tambang ilegal Blok Mandiodo.
Tuntutan ini disampaikan oleh Konsorsium Pemerhati Keadilan dan Hukum Sultra (KPKH Sultra) di Kendari.
Tri Firdaus Akbarsya diduga menikmati aliran dana dari penjualan “dokumen terbang” (Dokter) ore nikel ilegal.
KPKH Sultra menuding, berdasarkan fakta persidangan kasus sebelumnya, komisi ilegal sebesar $3,5 per Metrik Ton dari total harga jual $6 per MT mengalir ke rekening Tri Firdaus.
Mereka mendesak Kejati segera menangkap dan memproses hukum Tri Firdaus.



Tinggalkan Balasan