KENDARI — Bagi Farhan, kedai-kedai kopi yang tumbuh di Kendari menawarkan lebih dari sekadar tempat berkumpul. Di balik aktivitas meracik dan menyajikan minuman, pemuda berusia 23 tahun itu melihat peluang untuk memasuki dunia kerja.

 

Peluang tersebut membawanya mengikuti pelatihan barista di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari. Selama 18 hari, ia mempelajari keterampilan baru di bidang kopi. Farhan ingin menambah pengalaman sekaligus menyiapkan bekal untuk bekerja.

 

Langkahnya berangkat dari pengamatan sederhana: usaha kedai kopi semakin banyak, sementara untuk dapat bekerja di dalamnya, ia membutuhkan keterampilan. Pelatihan menjadi jalan untuk mempertemukan keinginan itu dengan kebutuhan usaha di sekitarnya.