KENDARI,  — Aliran air misterius keluar dari bawah tanah dan menggenangi ruas Jalan Syech Yusuf, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (23/12/2025) siang.

Fenomena ini memicu kekhawatiran warga akan terjadinya kerusakan struktur jalan dan potensi tumbangnya pohon pelindung di kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada pukul 11.20 WITA, air terlihat keluar cukup deras dari sela-sela akar sebuah pohon besar di bahu jalan.

... ...

Meski cuaca di sekitar lokasi terpantau cerah dan tidak terjadi hujan dalam beberapa waktu terakhir, debit air yang keluar cukup besar hingga membentuk aliran yang membanjiri sebagian badan jalan.

Sejumlah warga dan pengendara tampak memperlambat laju kendaraan mereka saat melintasi genangan yang mulai menutupi permukaan aspal yang mulai retak.

Beberapa warga setempat berupaya mengecek sumber air dengan menyingkirkan material batu dan tanah di area sekitar pohon, namun tekanan air dari bawah tanah terlihat cukup kuat.

“Airnya keluar sangat jernih dan deras sekali. Kami tidak tahu ini sumbernya dari mana karena tidak ada hujan. Kami khawatir kalau dibiarkan terus, tanah di bawah aspal bisa tergerus dan jalannya amblas,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Munculnya air dari bawah tanah secara mendadak di area perkotaan biasanya mengindikasikan adanya kebocoran pada pipa distribusi utama air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Tekanan air yang tinggi di dalam pipa yang pecah mencari jalan keluar melalui titik-titik lemah di permukaan tanah, termasuk di area perakaran pohon yang cenderung lebih gembur.

Selain mengancam konstruksi jalan, rembesan air yang terkonsentrasi di bawah pohon besar juga menimbulkan risiko keamanan.

Tanah yang jenuh air (saturated) kehilangan daya ikatnya, sehingga dapat mengakibatkan pohon kehilangan stabilitas dan rentan tumbang, terutama jika terdapat beban angin atau getaran dari kendaraan berat yang melintas.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya petugas dari instansi terkait, baik dari PDAM Tirta Anoa maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, di lokasi untuk melakukan penanganan.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan lokalisir kebocoran guna mencegah pemborosan air bersih dan menghindari kerusakan infrastruktur jalan yang lebih parah.

Penutupan aliran sementara dan penguatan struktur tanah di bawah pohon mendesak dilakukan demi menjamin keselamatan pengguna jalan. (red)

Polling Lainnya di Sulawesi Tenggara
Lihat Semua Polling →
Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
58 / 100 Skor SEO