R diduga tersulut emosi saat menyadari dirinya direkam oleh NJ. Ketegangan pun tak terelakkan. R berusaha mengambil handphone (HP) milik NJ. Namun, upaya tersebut gagal.
”Kenapa kamu marah? Rahma, sekarang bukti sudah ada loh, kamu sudah bisa masuk sel. Dari tadi malam kamu datang,” ujar istri sah dengan nada tinggi.
Setelah melakukan penggerebekan, NJ mengunggah kasus dugaan perselingkuhan tersebut ke media sosial Facebook miliknya. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan video detik-detik saat menggerebek suaminya. Ia juga mengunggah foto saat berada di Polsek Bondoala yang diduga untuk melaporkan dugaan perselingkuhan tersebut.
“Ini videonya ya. Malu sekalian mi. Yang dapat lihat ini perempuan info nah. Soalnya dicari sama polisi mi. Jangan lagi bertanya kenapa saya tidak kasih bagiannya. Bagi yang tau hukum pasti paham lah,” tulisnya.
“Tuntas lagi yaa. Kita tunggu kabar baik selanjutnya. Bismillah semoga dimudahkan urusannya,” lanjutnya.
NJ saat dikonfirmasi Kendariinfo pada Rabu (29/7) enggan memberikan tanggapan terkait kasus tersebut. “Maaf no komen ya,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolsek Bondoala, Iptu Immanuel Johans Brata Napiun saat dihubungi Kendariinfo belum memberikan respons.
sumber: kendari.info



Tinggalkan Balasan