“Oleh karena itu, berikan keterangan, sampaikan hal-hal yang baik. Karena setahu saya kehadiran KPK bukan mencari kesalahan, tetapi pasti mencari solusi, terutama dalam rangka pembangunan ke depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, di tengah tantangan ekonomi saat ini, transparansi anggaran menjadi kunci utama agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sultra.
Dalam sambutan resminya, Gubernur Sultra menyatakan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama pemerintahan.
Ia mendorong sinergi antara penegak hukum dan penyelenggara pemerintahan untuk menciptakan tata kelola daerah yang akuntabel.
“Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan merusak kepercayaan publik,” ujar Andi Sumangerukka.
Sebagai langkah konkret, Gubernur menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menjalankan arahan KPK secara konsisten.
Hal ini dilakukan agar program pembangunan infrastruktur hingga ketahanan pangan di Sultra berjalan sesuai koridor hukum.
“Semoga kita terus bersinergi dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih dari praktik korupsi menuju Sulawesi Tenggara yang maju, aman, dan religius,” pungkasnya. (red)



Tinggalkan Balasan