KONAWE SELATAN, — Gelombang konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus bertiup dari daerah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, secara tegas mengambil sikap pasang badan mendukung langkah Plt Ketua Umum DPP PPP H. Mardiono untuk menertibkan internal kepengurusan tingkat pusat.
Bagi pengurus di tingkat cabang, keberanian pimpinan pusat dalam menegakkan disiplin organisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi menyelamatkan marwah partai di mata konstituen akar rumput.
Sikap resmi tersebut tertuang dalam dokumen tertulis bertanggal 2 November 2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPC PPP Konawe Selatan Syarifuddin Pariwusi dan Sekretaris Lukman. DPC PPP Konsel mendesak agar DPP PPP tidak ragu mengevaluasi hingga memberhentikan pejabat di tingkat Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal jika dinilai mengganggu soliditas partai.
“Demi menjaga soliditas, wibawa, marwah, dan keberlangsungan perjuangan partai, kami di daerah memandang bahwa seluruh pengurus pada semua tingkatan memiliki kewajiban moral untuk menjunjung tinggi disiplin dan loyalitas organisasi,” ujar Syarifuddin.
Suara lantang DPC PPP Konawe Selatan ini mencerminkan keresahan yang dialami para pengurus daerah. Ketika elit politik di tingkat pusat terjebak dalam dinamika internal, pengurus DPC di daerah menjadi pihak pertama yang harus berhadapan langsung dengan pertanyaan dan keraguan dari para kader serta simpatisan di lapangan.




Tinggalkan Balasan