KENDARI – Upaya Pemerintah Kota Kendari menata Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan kawasan kumuh mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, saat kunjungan kerja di Kendari, Kamis (5/3/2026).
Fokus Penataan Poasia dan Kawasan Pesisir
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memaparkan rencana penanganan di Kelurahan Poasia, Sambuli, dan Tondonggeu, termasuk hampir 6 hektare Poasia dengan 213 unit rumah yang mayoritas dihuni nelayan dan pedagang.
Kawasan ini juga dekat Jembatan Teluk Kendari (Bahteramas) dan PSN Kawasan Industri Kendari, menjadi pusat ekonomi baru.
Target 1.200 Unit RTLH Tahun 2026
Dari total 89 ribu unit rumah di Kendari, sekitar 4.300 unit tidak layak huni. Tahun ini, Pemkot menargetkan menangani 512 unit RTLH, dari total usulan 1.200 unit.
Pemkot Kendari mendukung program nasional 3 juta rumah dengan memberikan gratis PBG untuk 7.534 unit dan pembebasan BPHTB untuk 2.277 unit.



Tinggalkan Balasan