MOROWALI – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpun Masyarakat Sinjai (HIMAS), Dr. H. Sofyan, S.E., M.M., mendesak aparat kepolisian mengusut secara menyeluruh kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menyebabkan meninggalnya Wawan Sudirman (33), warga Desa Kompang, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah orang di sebuah minimarket yang berada di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 23.05 Wita.

Menurut Sofyan, peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa karena menyangkut hilangnya hak hidup seseorang.

“Peristiwa ini sangat mencederai rasa kemanusiaan. Indonesia adalah negara hukum, sehingga setiap warga negara wajib menghormati proses hukum yang berlaku. Jangan pernah mengambil tindakan menghakimi sendiri. Jika menemukan dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian,” ujar Sofyan dalam keterangannya di Kendari, Selasa (28/7/2026).

Ia menekankan bahwa setiap orang yang diduga melakukan tindak pidana tetap memiliki hak untuk menjalani proses hukum sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.