Konawe Utara – Kecelakaan kerja maut terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam Tbk Site Tapunopaka di Desa Tapunopaka, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut).
Seorang driver Dump Truck (DT) bernama Taslim (40) meninggal dunia usai melompat dari mobilnya yang diduga mengalami rem blong, Senin (1/6/2026).
Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.27 WITA saat aktivitas hauling ore nikel sedang berlangsung. Korban merupakan karyawan PT Makuraga Tama Kreasindo (MTK) perusahaan kontraktor di bawah Sub Perumda Konasara yang bermitra resmi dengan pemilik IUP PT Antam Tbk.
Saksi mata di lokasi kejadian, Hardiansyah (32), menjelaskan bahwa aktivitas penambangan awalnya berjalan normal sejak dimulai pukul 07.00 WITA setelah para pekerja mengikuti apel P5M (Pembicaraan 5 Menit). Korban saat itu bertugas melakukan pemuatan ore nikel dari Pit Asaki menuju penampungan atas di Eto Labengki.
Namun pada pukul 11.27 WITA, Hardiansyah melihat mobil dump truck yang dikendarai korban mendadak meluncur tak terkendali di jalur penurunan. Korban yang diduga panik akibat rem blong langsung mengambil keputusan melompat keluar dari kabin mobil.
“Korban melompat keluar dari mobil dengan posisi kepala duluan yang mendarat, lalu terguling-guling di jalanan,” kata Hardiansyah saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian, Senin (1/6).
Sementara korban terkapar di jalan, truk DT yang kosong tersebut terus meluncur sendiri hingga sejauh 100 meter sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak pembatas pengaman (safety boum).
Hardiansyah yang langsung bergegas mendekati korban mendapati kondisi korban sudah kritis dengan luka berat di kepala. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan kepada rekan driver lainnya, Ilham dan Astiawan. Korban langsung dievakuasi menggunakan mobil LV menuju Klinik PT Antam Tbk guna mendapatkan penanganan medis.

“Setelah sekitar 1 jam mendapatkan perawatan intensif di klinik, korban akhirnya menghembuskan napas terakhirnya,” jelas jajaran Polres Konawe Utara dalam laporan tertulisnya.
Pasca-kejadian, jenazah korban langsung dipulangkan ke rumah duka. Evakuasi jalur laut ditempuh menggunakan kapal jolor milik PT Makuraga Tama Kreasindo menuju Pelabuhan TPI Molawe, sebelum akhirnya diantar menggunakan mobil ambulans Puskesmas Molawe menuju rumah duka di Desa Kampoh Bunga, Kecamatan Wawolesea, Konawe Utara. (red)



Tinggalkan Balasan