KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan mandatori Bahan Bakar Minyak (BBM) Biosolar dengan campuran 50% minyak sawit atau Biodiesel B50 pada Kamis (9/7).

Peresmian yang berlangsung di SPBU Pertamina Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ini, sekaligus menasbihkan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang sukses menerapkan kebijakan mandatori energi tersebut.

​Langkah strategis ini merupakan lompatan besar dari kebijakan B40 yang telah berjalan sejak awal 2025 lalu.

Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari 40% menjadi 50% ini bertujuan utama untuk mengikis ketergantungan impor BBM fosil, menggenjot nilai tambah komoditas kelapa sawit dalam negeri, serta memperkokoh kedaulatan energi nasional.

​Dalam laporannya di hadapan Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan bahwa implementasi B50 akan membawa dampak ekonomi yang fantastis bagi Indonesia.