BOMBANA, Perdetiknews.com — Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara secara tegas mendesak Kepala Badan Unit Layanan Pengadaan (ULP) agar segera melaksanakan tender ulang untuk paket proyek peningkatan Jalan Kasipute–Lora–Bambaea di Kabupaten Bombana.
Tuntutan tersebut mengemuka setelah PT Sinar Bulan Group ditetapkan sebagai pemenang tender, kendati dinilai memiliki rekam jejak buruk serta catatan wanprestasi pada berbagai proyek sebelumnya. Proyek infrastruktur bawah naungan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga ini diketahui memiliki nilai pagu anggaran yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp30,97 miliar.
Kendati demikian, mekanisme penentuan pemenang lelang justru memicu polemik luas di tengah masyarakat.
- Prof Gema Goeyardi Ungkap Dugaan Dana Makar Rp50 Triliun di Balik Penyadapan Presiden Prabowo
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- PT ANI, PT AMI hingga PT AMID Masuk Penyidikan, Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Nikel Sultra
Berdasarkan penelusuran LIRA Sultra, PT Sinar Bulan Group keluar sebagai pemenang tunggal dalam proses lelang tanpa adanya kompetitor sehat maupun perusahaan pembanding. Kondisi semacam ini dinilai mencederai prinsip dasar persaingan usaha yang sehat serta mengabaikan asas keterbukaan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Gubernur LIRA Sultra, Jefri Rembasa, menekankan bahwa langkah penunjukan perusahaan tersebut membawa risiko besar bagi stabilitas keuangan negara sekaligus mutu infrastruktur daerah. Berdasarkan data serta temuan lapangan, PT Sinar Bulan Group diduga kuat pernah mengalami kegagalan kontrak dan wanprestasi pada sejumlah pengerjaan proyek di masa lalu.



Tinggalkan Balasan