Para pengelola perpustakaan di Kota Kendari juga diajak mewujudkan perpustakaan yang aktif, inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Peserta diharapkan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut di perpustakaan masing-masing untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari, Rukmana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama. Pertama, memberikan pemahaman menyeluruh kepada pengelola mengenai pentingnya akreditasi perpustakaan. Kedua, mendorong pengelola menyiapkan dokumen dan memenuhi standar komponen penilaian akreditasi. Ketiga, meningkatkan jumlah perpustakaan yang terakreditasi di Kota Kendari pada 2026.

Sebanyak 150 peserta yang mewakili 75 perpustakaan sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Kendari mengikuti kegiatan tersebut. Materi disampaikan oleh narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, yakni Drs. Nurcahyono, S.S., M.Si., Pustakawan Ahli Utama, dan Darwanto, S.Sos., Pustakawan Ahli Madya.

Rukmana berharap peserta dapat memahami instrumen akreditasi, menyiapkan dokumen pengelolaan secara lebih matang, serta meningkatkan mutu layanan perpustakaan dengan menerapkan Standar Nasional Perpustakaan.

Kegiatan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus Nonfisik Perpustakaan Nasional Tahun 2026 tersebut diharapkan memperkuat pengembangan perpustakaan di Kota Kendari sebagai pusat pembelajaran dan peningkatan literasi masyarakat. Berita ini disusun berdasarkan informasi Pemerintah Kota Kendari melalui situs kendarikota.go.id.

Sumber: Kendari Kota — lihat sumber

10 / 100 Skor SEO