Dalam keterangannya, Menhan mengungkapkan bahwa pembangunan pangkalan utama satuan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
“Pembangunan ini terus kita kejar. Pangkalan utama Batalyon Infanteri 823/Raja Wakaaka ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin, Selasa (4/11/2025).
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan pertahanan, khususnya untuk menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indonesia bagian timur, sejalan dengan kebijakan penguatan pertahanan nasional. (red)
Baca Juga:



Tinggalkan Balasan