Menteri PUPR RI, Dody Hanggodo, mengumumkan rencana dimulainya pembangunan Jembatan Muna-Buton pada tahun depan. Pengumuman ini disampaikan saat kunjungan kerja Menteri Dody ke Pulau Buton pada 13 Juli 2025, sebagai tindak lanjut audiensi Gubernur ASR dengan Menteri PUPR sekitar sebulan sebelumnya di Jakarta.
Sebagai putra daerah, Adios memahami betul harapan warganya. “Sebagai orang Buton, saya merasakan betul betapa lamanya kami mendambakan jembatan ini. Ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa; ini adalah mimpi kolektif masyarakat Buton dan Muna yang sudah berpuluh-puluh tahun diidamkan,” ungkap Adios penuh harap.
Ia menambahkan bahwa jembatan ini akan menjadi jawaban atas keterisolasian yang telah lama dirasakan, diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Adios berharap tidak ada lagi sengketa atau keraguan mengenai proyek ini. “Kami memohon, janganlah ada lagi sengketa atau keraguan akan proyek ini. Mari kita semua, baik pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat, duduk bersama, bersinergi, dan mensyukuri anugerah pembangunan ini. Ini adalah langkah besar bagi Buton, bagi Muna, dan bagi seluruh Sulawesi Tenggara menuju kemajuan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Pembangunan Jembatan Buton-Muna diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas dan mendorong ekonomi di Kawasan Timur Indonesia, tetapi juga menjadi simbol kemajuan inklusif bagi masyarakat Buton dan Muna. (red)



Tinggalkan Balasan