“Dia sempat bilang nasi ditambah lima ribu lagi, kami mengiyakan. Tetapi setelah pesanannya selesai, dia langsung buru-buru pergi ke motornya. Saya pikir dia mau menukar uang seperti yang dia bilang,” lanjut Dila.

Namun, hanya sesaat setelah pelaku ngacir, Dila baru tersadar. Handphone kesayangannya yang tadinya bertengger di atas meja sudah lenyap tak berbekas. Ketika dicoba dihubungi, nomor ponsel tersebut sudah tak lagi aktif.

“Saya yakin sekali wajahnya, saya ingat betul. Saya yakin itu orang yang sama di kasus penipuan apotek,” tegas Dila dengan nada yakin.

Bukan hanya mencuri handphone, pelaku juga meninggalkan pesanannya begitu saja tanpa membayar sepeser pun. Merasa dirugikan, Dila pun tak buang waktu. Ia langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak berwajib.

“Setelah kejadian itu saya langsung lapor ke Polsek Baruga,” pungkasnya. Kini, Dila hanya bisa berharap polisi segera meringkus pelaku agar tak ada korban lain yang bernasib serupa. (KI)

58 / 100 Skor SEO