KENDARI – Hobi memelihara ayam Bangkok kini tak lagi identik dengan sabung ayam. Di tangan Didit Hariadi, hobi tersebut berkembang menjadi industri kreatif berbasis peternakan yang mampu menghasilkan nilai ekonomi fantastis.
Melalui King Lie Farm di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Didit mengembangkan usaha breeding ayam Bangkok berkualitas untuk kebutuhan kontes ketangkasan resmi yang diklaim bebas dari praktik perjudian.
Didirikan pada 2024, King Lie Farm fokus pada pembibitan, penyilangan, hingga pelatihan ayam petarung untuk mengikuti berbagai kontes ketangkasan nasional.
Farm tersebut mengembangkan sejumlah trah unggulan asal Thailand, di antaranya Mangon, Pama, dan Pakhoy Drumband.
Saat ini sekitar ratusam ekor ayam dipelihara di King Lie Farm.
Sebagian besar merupakan ayam impor langsung dari Thailand dengan garis keturunan yang jelas.



Tinggalkan Balasan