Lompatan performa yang diinisiasi Andi Khaeruni ini terbilang luar biasa mengingat ketatnya radar penilaian BKN. Dari total 4 Provinsi dan 14 Kabupaten/Kota yang diusulkan oleh Kanreg Wilayah IV BKN Makassar, Sultra berhasil menyisihkan belasan daerah lain dan keluar di zona teratas.

Tercatat hanya ada tiga daerah terbaik yang berhak membawa pulang penghargaan ini, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan (penerima Adhi Manawa Nugraha Utama), Provinsi Sulawesi Tenggara (penerima Adhi Manawa Nugraha Madya), serta Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (penerima Adhi Manawa Nugraha Pratama).

Bagi Andi Khaeruni, raihan Adhi Manawa Nugraha Madya ini merupakan cambuk sekaligus energi baru bagi seluruh jajaran di BKD Sultra untuk tidak cepat berpuas diri.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemprov Sultra untuk terus meningkatkan kualitas manajemen ASN yang adaptif, profesional, dan berdaya saing guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin efektif, akuntabel, dan berkualitas bagi masyarakat,” pungkas Andi Khaeruni optimistis. (PDN)