
KENDARI, perdetiknews.com – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) BKN ke-78 Tahun 2026 menjadi panggung pembuktian bagi gerak cepat reformasi birokrasi di bumi anoa. Di bawah nakhoda Andi Khaeruni selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses mengukir prestasi prestisius di tingkat regional dengan menggondol penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.
Apresiasi tinggi yang diserahkan di Kantor Regional IV BKN Makassar pada Sabtu (6/6/2026) lalu ini menjadi bukti sahih bahwa transformasi digital dan tata kelola kepegawaian di Sultra kini berada di jalur yang tepat dan diakui secara nasional.
Andi Khaeruni mengungkapkan, penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya ini bukan sekadar piala seremonial, melainkan representasi dari pengakuan negara terhadap keseriusan, konsistensi, serta keberanian BKD Sultra dalam meluncurkan inovasi demi melindungi hak-hak ASN dan mendorong pengembangan karier secara profesional.
“Penghargaan ini diberikan kepada instansi pemerintah yang berhasil mengimplementasikan kebijakan pro-karier ASN melalui pengembangan karier, manajemen talenta, digitalisasi layanan kepegawaian, serta penerapan sistem merit dalam tata kelola ASN,” urai Andi Khaeruni di Kendari.
Sejak menakhodai BKD Sultra, Andi Khaeruni memang gencar melakukan perombakan dan pembenahan internal. Ia memfokuskan energi jajarannya pada tiga pilar utama: penguatan manajemen talenta (talent management), akselerasi pengembangan kompetensi pegawai, serta digitalisasi total layanan kepegawaian. Strategi ini diaplikasikan guna memotong rantai birokrasi yang usang menuju sistem kerja yang adaptif, efektif, dan modern.
Lompatan performa yang diinisiasi Andi Khaeruni ini terbilang luar biasa mengingat ketatnya radar penilaian BKN. Dari total 4 Provinsi dan 14 Kabupaten/Kota yang diusulkan oleh Kanreg Wilayah IV BKN Makassar, Sultra berhasil menyisihkan belasan daerah lain dan keluar di zona teratas.
Tercatat hanya ada tiga daerah terbaik yang berhak membawa pulang penghargaan ini, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan (penerima Adhi Manawa Nugraha Utama), Provinsi Sulawesi Tenggara (penerima Adhi Manawa Nugraha Madya), serta Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (penerima Adhi Manawa Nugraha Pratama).
Bagi Andi Khaeruni, raihan Adhi Manawa Nugraha Madya ini merupakan cambuk sekaligus energi baru bagi seluruh jajaran di BKD Sultra untuk tidak cepat berpuas diri.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemprov Sultra untuk terus meningkatkan kualitas manajemen ASN yang adaptif, profesional, dan berdaya saing guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin efektif, akuntabel, dan berkualitas bagi masyarakat,” pungkas Andi Khaeruni optimistis. (PDN)



Tinggalkan Balasan