Kendari – Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari menyisakan genangan banjir di pemukiman warga. Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Kendari terpaksa turun tangan untuk menyedot air yang terjebak di dalam rumah salah satu warga di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Minggu (10/5/2026) malam.
Kejadian ini menimpa kediaman La Tingkai di Lorong Cendana, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua. Air banjir dilaporkan tidak kunjung surut dan merendam bagian dalam rumah meski kondisi di luar mulai mereda.
“Kami menerima laporan dari warga pukul 19.00 WITA yang meminta bantuan penyedotan air karena air tertinggal di dalam rumah pasca-banjir,” ujar Danton Pleton 3 Damkar Kendari, Rusdin, Minggu (10/5).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Operator Komunikasi segera mengerahkan personel Pleton 3 menuju lokasi. Dengan menempuh jarak sekitar 4 kilometer dari Markas Komando, petugas tiba di lokasi dalam waktu 10 menit.
Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan peninjauan dan menurunkan mesin alkon untuk memompa air keluar dari rumah warga tersebut. Kondisi cuaca yang masih mendung membuat petugas harus bekerja ekstra cepat guna mengantisipasi hujan susulan.
“Tim langsung menurunkan mesin alkon untuk mengeluarkan air yang menggenangi rumah warga. Proses evakuasi air ini berlangsung sekitar 45 menit hingga area dalam rumah benar-benar kering,” jelas Rusdin.
Dalam operasi evakuasi ini, Damkar Kendari mengerahkan satu unit Rescue beserta peralatan pendukung lainnya. Proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 20.00 WITA setelah seluruh genangan di dalam rumah berhasil dibuang.
Pihak Damkar mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Masyarakat diminta tidak ragu menghubungi layanan Damkar untuk bantuan evakuasi darurat. (red)




Tinggalkan Balasan