Di sisi lain, raker ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyuarakan beban berat keuangan daerah di Indonesia Timur. Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, mengingatkan bahwa sebagian besar daerah di wilayah timur memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang relatif rendah akibat karakteristik wilayah yang didominasi lautan.

Amir menyoroti dua persoalan besar, yakni efisiensi dana transfer pusat serta tingginya beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPPK). APEKSI Komwil VI mendesak dan mengusulkan agar pemerintah pusat mengambil alih tanggung jawab pembiayaan honorarium serta insentif PPPK.

Tak hanya itu, Amir juga mengkritisi regulasi pengadaan lahan untuk berbagai Program Strategis Nasional (PSN) seperti pembangunan Sekolah Rakyat, markas batalyon, hingga Kampung Nelayan Merah Putih, yang selama ini dibebankan kepada fiskal pemerintah daerah.

Senada dengan hal itu, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, S.Sos., mengingatkan bahwa ketergantungan pemerintah daerah di wilayah timur terhadap dana transfer pusat masih sangat tinggi. Oleh karena itu, penyesuaian postur anggaran transfer harus diperjuangkan secara kolektif di forum nasional.

“Mengingat Indonesia berada di kawasan Ring of Fire (cincin api) dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, kami juga mendorong penguatan kelembagaan sektor pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana melalui pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Trantibumlinmas,” urai Ely.

Selain isu anggaran, 17 kota anggota Komwil VI juga sepakat merumuskan draf usulan Rakernas yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM, percepatan pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi, transformasi digital, serta transformasi hijau (green transformation). Berbagai persoalan sektoral seperti tata ruang, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih PDAM, banjir, hingga penanganan anak jalanan juga dikaji secara integratif.

Di akhir rapat, seluruh delegasi menyepakati bahwa ragam aspirasi dan rekomendasi ini akan dikawal langsung oleh Ketua Komwil VI, Siska Karina Imran, ke ajang Rakernas APEKSI 2026 di Kota Medan. Selain itu, forum secara aklamasi menetapkan Kota Jayapura, Papua, sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja APEKSI Komwil VI untuk tahun 2027 mendatang. (PDN)

21 / 100 Skor SEO