“Melalui Famtrip ini, kita ingin memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan Sulawesi Tenggara kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia. Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur memiliki potensi luar biasa yang selama ini belum banyak dikenal dan perlu dipromosikan secara lebih luas,” ujar ASR.

Ia mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu pilar pembangunan daerah yang mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat.

Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sektor tersebut juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan UMKM, industri kreatif, transportasi, perhotelan, hingga kuliner lokal.

Melalui Famtrip Overland ini, para peserta tidak hanya diajak menikmati panorama alam, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, mengunjungi sentra UMKM, mencicipi kuliner khas daerah, serta mendokumentasikan pengalaman mereka untuk dipublikasikan melalui berbagai platform digital.

Pemerintah Provinsi Sultra berharap strategi promosi berbasis pengalaman (experience tourism) tersebut mampu memperkuat citra positif destinasi wisata daratan Sulawesi Tenggara sekaligus memperluas pasar wisata di tingkat nasional.

Selain promosi, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas destinasi wisata antarkabupaten sehingga tercipta jalur wisata daratan yang saling terintegrasi.

ASR mengingatkan seluruh peserta agar selama perjalanan tetap menjaga kelestarian lingkungan, menghormati adat istiadat masyarakat setempat, serta menjadi duta wisata yang menyampaikan informasi positif tentang Sulawesi Tenggara.

“Selamat berpetualang menyusuri tiga kabupaten. Jadikan perjalanan ini sebagai pengalaman yang berkesan sekaligus sarana memperkenalkan pesona Sulawesi Tenggara kepada masyarakat yang lebih luas,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku pariwisata, media, dan influencer, Pemprov Sultra optimistis potensi wisata daratan di Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur akan semakin dikenal, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di ketiga daerah tersebut. (red)

55 / 100 Skor SEO