KENDARI – SMA Negeri 1 Kendari berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) bertajuk “Gemilang Formasi Pelajar Nusantara” yang digelar di pelataran Eks-MTQ Kendari, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ini menjadi instrumen strategis dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan generasi muda di Bumi Bahteramas.

Dalam kompetisi yang berlangsung ketat tersebut, SMAN 1 Kendari unggul di posisi puncak, disusul SMAN 2 Baubau sebagai Juara 2, dan SMAN 1 Kolaka Utara yang menempati posisi Juara 3.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sultra, Andrian Nursalam, S.E., M.M., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar perlombaan fisik, melainkan ruang menempa tanggung jawab.

“Kegiatan ini jelas menjadi wadah pembinaan karakter bagi pelajar. Di sini mereka melatih kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun bangsa,” ujar Andrian usai meninjau kegiatan di Kendari.

Andrian menambahkan, Pemprov Sultra berencana mereplikasi dan memperluas skala program serupa di tingkat provinsi. Saat ini, tercatat baru 10 kabupaten yang mengirimkan utusan, dan diharapkan ke depan bisa menjangkau seluruh 17 kabupaten/kota di Sultra.

“Kami melihat ini sangat bagus. Karena ini masih tahap perdana, kami akan mengevaluasi kekurangan yang ada untuk ditingkatkan kualitasnya di tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Pengelolaan BMN dan Akomodasi Setjen MPR RI, Dennis Taufik Rachman, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif langsung Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Paskibra dipandang sebagai motor penggerak nilai kesetiaan dan persatuan.

“Paskibra ini salah satu kunci Indonesia ke depan untuk merekat kebersamaan. Kami ingin menanamkan nilai kebangsaan dan kedisiplinan sejak dini,” kata Dennis.

Para pemenang dari daerah nantinya akan mewakili Sulawesi Tenggara untuk berlaga di tingkat nasional di Jakarta. Hal ini diharapkan memberikan kesempatan bagi para siswa untuk melihat langsung keberagaman Indonesia.

Sementara itu, Ketua PPI Sultra Andi Ady Aksar, melalui Koordinator Kegiatan, Ir. H. Rahmat Mansur, ST, memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan profesional dan transparan. Standar penilaian yang ketat diberlakukan untuk menyaring kader terbaik yang akan dikirim ke tingkat pusat.

“Mereka tidak hanya dilatih fisik, tetapi ditempa mental kepemimpinannya agar siap menjadi agent of change di daerah masing-masing. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan,” tegas Rahmat Mansur.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh delegasi dari pusat, di antaranya Muhammad Wildan Al Farobi, dr. Nisaa Dwityarahma, Aryana, Wahyu Heldera Putra, Triyo Utomo, Siti Umaya, Cipta Surya Kusuma, serta dr. M. Amril Billahmar dari PPI Jakarta.

Editor: Ikhsan

61 / 100 Skor SEO