Kendari – PT Barokah Lancar Bersama resmi memulai pembangunan fasilitas kandang ayam petelur dan pembibitan baru di Desa Morome, Kec. Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Proyek strategis ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan stabilitas pasokan telur hingga ke wilayah pelosok.

Direktur PT Barokah Lancar Bersama, Koko Robin, mengungkapkan bahwa ekspansi ini mencakup pembangunan kandang pembibitan Day Old Chicken (DOC) dengan kapasitas 15.000 hingga 20.000 ekor. Selain itu, empat unit kandang petelur baru berkapasitas total 60.000 ekor juga tengah disiapkan.

“Intinya dari kita itu menyuplai, mendistribusikan telur ini ke seluruh kabupaten supaya masyarakat mendapatkan telur fresh dengan harga terjangkau,” ujar Koko Robin saat meninjau lokasi pembangunan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Koko Robin menyoroti tantangan logistik yang selama ini membuat kualitas telur menurun saat tiba di daerah kepulauan.

“Mudah-mudahan kita bisa support program pemerintah. Terutama untuk daerah yang tidak terjangkau seperti Wakatobi, Muna, dan Bau-bau. Selama ini masyarakat mengeluh telur sampai di sana sudah tidak fresh, itulah kenapa kita bangun kandang ini,” jelasnya.

Fasilitas baru ini akan menggunakan sistem close house (kandang tertutup) untuk unit pembibitan, sebuah peningkatan signifikan dibanding fasilitas konvensional sebelumnya. Dengan populasi yang kini mencapai 23.000 ekor di kandang pertama, penambahan fasilitas baru ini akan mendongkrak total populasi hingga lebih dari 80.000 ekor.

Koko Robin menilai peluang sektor peternakan di Sultra masih sangat besar. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,6 juta jiwa, populasi peternak lokal saat ini baru mencakup 20 hingga 30 persen saja.

Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 6 bulan ke depan. Selain aspek produksi, perusahaan juga berkomitmen membuka peluang kemitraan yang luas, mulai dari swalayan hingga pasar tradisional.

Terkait tenaga kerja, PT Barokah Lancar Bersama memprioritaskan penyerapan warga lokal sekitar lokasi. Namun, Koko menekankan perlunya komitmen tinggi karena operasional pembibitan membutuhkan pengawasan nonstop.

“Operasional di sini kita buka lowongan. Yang penting mereka bisa menginap karena di peternakan, apalagi pembibitan, itu harus dijaga 24 jam,” pungkas Koko. (red)

62 / 100 Skor SEO