KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dibuat geram oleh laporan mengenai adanya praktik ‘absen siluman’ di lingkup Pemerintah Provinsi Sultra.

Menanggapi keluhan pegawainya, Gubernur menegaskan bakal turun tangan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Hal itu ditegaskan Andi Sumangerukka saat memimpin Apel Pagi di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (30/3/2026). Di hadapan ribuan ASN, pria yang akrab disapa ASR ini merespons keluhan seorang pegawai terkait ketidakadilan disiplin kerja.

“Saya akan turun sendiri! Saya akan turun sendiri dan saya akan panggil satu-satu,” tegas Andi Sumangerukka yang langsung disambut sorak sorai dan tepuk tangan peserta apel.

Kegaduhan bermula saat sesi tanya jawab, ketika seorang pegawai Inspektorat mengeluhkan adanya oknum ASN yang hanya muncul saat jam absen tanpa bekerja, namun tetap menerima tunjangan penuh. Sementara di sisi lain, ada pegawai yang harus bertaruh nyawa di jalan raya demi mengejar absen tepat waktu.

“Ada yang tidak masuk, tapi absennya masuk terus. Gimana caranya itu? Saya terus terang saja Pak, saya tiga kali kecelakaan ditabrak motor gara-gara kejar absen synchronize. Tolong kebijaksanaannya Pak,” keluh pegawai tersebut di depan podium.

Andi Sumangerukka menegaskan bahwa praktik titip absen atau ‘absen jalan tapi orangnya tidak ada’ adalah hal yang paling tidak ia inginkan. Baginya, kinerja harus seimbang dengan hak yang diterima.

“Saya tidak mau lagi ada ASN yang hanya dipaksa kasih ‘asun-asunan’ (tunjangan), tapi yang ditunjang tidak tahu jabatannya. Kasihan orang yang bekerja baik tapi tidak mendapatkan apa-apa, sementara temannya cuma datang absen, habis itu pulang tenang di rumah, lalu naik jabatan. Betul apa tidak?” ujarnya dengan nada tinggi.

Purnawirawan jenderal bintang dua ini menambahkan, masalah kedisiplinan ini akan segera dikoordinasikan dengan Sekda dan BKD. Ia memastikan tidak akan tinggal diam melihat sistem absensi digital justru disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Intinya kinerjanya harus seimbang. Kejadian ini akan saya sampaikan, karena absen sekarang sudah dibuat ada, tapi orangnya tidak ada. Saya tidak akan tinggal diam, saya akan turun langsung memeriksa,” pungkasnya.

Selain masalah disiplin, dalam apel tersebut Gubernur Sultra juga menyinggung soal efisiensi anggaran daerah, rencana pemberlakuan Work From Home (WFH) untuk penghematan energi, hingga target memutus mata rantai kemiskinan di Sulawesi Tenggara melalui program yang tepat sasaran. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
68 / 100 Skor SEO