KENDARI – Karya desainer asal Sulawesi Tenggara, Akbar Tan, kembali mencuri perhatian di panggung nasional.

Melalui koleksi bertajuk “Kemilau Bumi Anoa”, ia sukses memperkenalkan kekayaan wastra Sulawesi Tenggara pada ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, dengan menghadirkan Andina Julie, finalis internasional yang dikenal sebagai Miss Grand Indonesia 2022 dan Runner-up 2 Miss Grand International 2022, sebagai salah satu muse dalam peragaan busana tersebut.

Penampilan Andina Julie membalut busana bernuansa tenun khas Sulawesi Tenggara menjadi daya tarik tersendiri.

Perpaduan desain modern dengan motif tradisional menghadirkan pesan bahwa wastra daerah mampu tampil elegan dan kompetitif di panggung mode nasional.

Koleksi Kemilau Bumi Anoa menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya Sulawesi Tenggara kepada publik yang lebih luas.

Melalui sentuhan desain kontemporer, Akbar Tan menunjukkan bahwa tenun daerah tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga potensi ekonomi yang besar jika dikembangkan secara berkelanjutan.

Keikutsertaan dalam IFW 2026 juga menjadi bukti sinergi antara pelaku industri kreatif dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dekranasda Sulawesi Tenggara dalam mempromosikan wastra lokal sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif daerah.

Tidak hanya aktif di panggung mode nasional, Akbar Tan juga dipercaya menampilkan karya-karyanya dalam Fashion Show Korlantas Polri yang digelar pada rangkaian Bazar Kreasi Bhayangkari 2026.

Keikutsertaan tersebut memperlihatkan semakin luasnya apresiasi terhadap karya desainer Sulawesi Tenggara di berbagai agenda berskala nasional.

Bagi Akbar Tan, fesyen bukan sekadar karya seni, melainkan media untuk memperkenalkan identitas daerah kepada dunia. Melalui setiap koleksinya, ia berupaya mengangkat tenun Sulawesi Tenggara menjadi produk fesyen yang bernilai tinggi, tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi ciri khasnya.

Kehadiran desainer lokal di panggung nasional diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi pengrajin tenun, pelaku UMKM, hingga industri kreatif di Sulawesi Tenggara.

Dengan semakin banyaknya ruang promosi, wastra Sultra diyakini memiliki potensi menjadi salah satu ikon fesyen Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Ajang Indonesia Fashion Week 2026 sekaligus menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi Sulawesi Tenggara sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya dan memiliki talenta kreatif yang mampu mengolah kekayaan lokal menjadi karya bernilai ekonomi tinggi.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, dan dukungan dari Ketua TP PKK Sulawesi Tenggara Ny Arinta Andi Sumangerukka, Dekranasda, dan pelaku industri kreatif seperti Akbar Tan, promosi tenun Sulawesi Tenggara diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pengrajin. (red)

67 / 100 Skor SEO