KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara bersama Polresta Kendari dan unsur TNI serta instansi terkait menggelar patroli cipta kondisi (Cipkon) gabungan atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kelurahan Kampung Salo, Kota Kendari, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (17–18 Oktober 2026). Kegiatan ini merupakan langkah berkelanjutan pascapenggerebekan lokasi Sarang Narkoba yang diduga terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sekaligus untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.50 WITA tersebut melibatkan 121 personel gabungan, terdiri atas personel Polda Sultra, Brimob, Polresta Kendari, Detasemen Polisi Militer TNI AD dan TNI AL, Kodim, serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra. Kekuatan gabungan ini mencerminkan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.
KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara bersama Polresta Kendari dan unsur TNI serta instansi terkait menggelar patroli cipta kondisi (Cipkon) gabungan atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kelurahan Kampung Salo, Kota Kendari, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (17–18 Oktober 2026). Kegiatan ini merupakan langkah berkelanjutan pascapenggerebekan lokasi Sarang Narkoba yang diduga terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sekaligus untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.50 WITA tersebut melibatkan 121 personel gabungan, terdiri atas personel Polda Sultra, Brimob, Polresta Kendari, Detasemen Polisi Militer TNI AD dan TNI AL, Kodim, serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra. Kekuatan gabungan ini mencerminkan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Petugas juga menyerahkan bingkisan kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling). Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap partisipasi warga dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong penguatan pengamanan berbasis masyarakat untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.



Tinggalkan Balasan