SURABAYA — Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mendorong pemerintah mempercepat pemerataan konektivitas internet di seluruh Indonesia, terutama wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menilai perluasan akses internet harus dibarengi kualitas layanan yang andal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Syamsu setelah mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026), sebagaimana dilaporkan E-Media DPR RI.

“Yang pasti kita ingin pemerataan konektivitas itu berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia, terutama di 3T. Percepatan-percepatannya harus ada di 3T,” ujar Syamsu, yang akrab disapa Deng Ical.

Dalam agenda tersebut, Syamsu menyoroti masih adanya sekitar 10.000 desa yang belum terlayani internet. Menurut dia, kondisi itu menunjukkan pemerataan akses informasi melalui internet belum sepenuhnya terwujud.

Ia mengatakan konektivitas internet kini menjadi bagian penting dalam berbagai layanan publik. Salah satunya pendidikan, yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar dan pelaksanaan ujian.