Menurut Siska, masih banyak objek pajak dan retribusi daerah yang memiliki potensi besar jika dikelola secara modern dan optimal, dengan catatan tetap memperhatikan koridor hukum yang berlaku.

Beralih ke sektor investasi, Wali Kota menyatakan bahwa Pemkot Kendari sangat terbuka dan menyambut baik setiap pihak atau investor yang ingin menanamkan modalnya di ibu kota provinsi ini. Kendati demikian, ia memberikan rambu-rambu tegas bahwa seluruh aktivitas investasi tidak boleh menabrak regulasi lokal maupun nasional.

“Pemerintah Kota Kendari mendukung siapa saja yang ingin berinvestasi karena investasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, seluruh proses investasi harus mengikuti aturan yang berlaku sehingga memberikan manfaat bagi semua pihak dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya mengingatkan.

Di akhir arahannya, Wali Kota Siska menekankan pentingnya reformasi kualitas pelayanan publik ke tingkat akar rumput. Ia meminta para kepala dinas untuk meninggalkan gaya kerja lama dan bertransformasi menjadi pemimpin yang responsif, taktis, serta cepat dalam mengeksekusi keluhan maupun aspirasi warga.

“Setiap kepala dinas harus memiliki respons yang cepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Jangan menunggu masalah menjadi besar baru ditangani. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan solutif,” pungkas Siska. (PDN)

60 / 100 Skor SEO