Kunjungan maraton ini sengaja dilakukan untuk memastikan kondisi keselamatan masyarakat, sekaligus menghitung secara riil dampak kerugian banjir terhadap sektor pangan dan pertanian. Ratusan hektare lahan pertanian dilaporkan ikut terendam, yang memicu potensi gagal panen (puso) bagi petani setempat.
Usai melakukan peninjauan di dua titik tersebut, Mentan berjanji akan segera menerjunkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak, khususnya para petani yang mengalami kerugian materiil akibat terjangan banjir.
Bantuan stimulan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana pada sektor pertanian di wilayah Sulawesi Tenggara.
Baca Juga:
- Ketua Serikat Buruh Kolaka Berty Layuk Bongkar K3 IPIP Pomalaa, Dugaan Pemotongan Upah untuk APD Disorot
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- Yusran Akbar: Anggaran 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Konawe



Tinggalkan Balasan