Kondisi tersebut membuat motor korban melebar ke jalur kanan. Pada saat yang bersamaan, mobil Terios muncul dari arah berlawanan sehingga tabrakan maut tak terhindarkan.
Benturan keras mengakibatkan SD mengalami luka parah di bagian kepala, patah tulang paha kanan, hingga fraktur tulang punggung. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Kolono, nyawa pemuda tersebut tidak tertolong.
“Korban dinyatakan meninggal dunia akibat sejumlah cedera berat yang dialaminya,” jelas Subhan.
Baca Juga:
Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka. Saat ini, pihak Satlantas Polres Konsel telah mengamankan kendaraan yang terlibat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.



Tinggalkan Balasan