Untuk mengantisipasi jemaah umrah yang tertahan ( terdampar ) di bandara akibat Pembatalan jadwal, KUH Jeddah mewujudkan komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan, penyelenggara perjalanan (travel), serta syarikah (mitra travel di Arab Saudi).

“Kami terus mencari solusi bagi Jemaah yang tertunda kepulangannya akibat pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan,” tambah Ilham.

Di sisi lain, KBRI Riyadh mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik. WNI diminta untuk terus memupuk perkembangan informasi resmi dari otoritas setempat dan perwakilan RI.

Pemerintah juga mengingatkan keluarga jemaah di tanah air untuk menghindari informasi dari sumber tidak resmi dan selalu Merujuk pada saluran resmi pemerintah guna menghindari kebingungan. (red)

61 / 100 Skor SEO