Andi Faizal menambahkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Damkar, Dinas PU, Satpol PP, TNI, dan Polri, untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan rumah warga setelah air mulai surut.
Kepala Desa Batuganda, Masbahuddin, menyampaikan kondisi memprihatinkan di wilayahnya. Dua jembatan yang menjadi akses utama penghubung Dusun 3 ke Dusun 5 dan Dusun 6 mengalami kerusakan berat hingga putus total.
“Tidak ada akses lain. 230 KK warga kami terisolasi,” ungkap Masbahuddin.
Selain ambruknya jembatan, dilaporkan tujuh rumah warga di Desa Batuganda mengalami rusak berat. Akses menuju sekolah serta jaringan distribusi air bersih ke Dusun 1, 2, dan 3 juga ikut terdampak akibat banjir.
Pantauan di lapangan menunjukkan respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara. Tim dari Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan, menyalurkan bantuan darurat, serta berupaya membuka akses sementara ke wilayah-wilayah yang terisolasi. Upaya penanganan darurat dan pendataan kerugian terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir ini. **



Tinggalkan Balasan