Terkait kecelakaan kerja yang sempat menjadi sorotan, PT Tiran menyatakan telah melakukan evaluasi total pada sistem keselamatan kerja. Sebagai bentuk tanggung jawab, operasional tambang sempat dihentikan selama 13 hari untuk memastikan seluruh prosedur keamanan terpenuhi kembali.

“Saat ini operasional sudah berjalan kembali secara terbatas sesuai dengan rekomendasi dari inspektur tambang,” jelas pihak manajemen. Hal ini menegaskan komitmen perusahaan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan demi keselamatan nyawa pekerja.

Program ini direncanakan tidak hanya menyasar karyawan internal, tetapi juga meluas ke masyarakat di sekitar lingkar tambang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

PT Tiran bersama RS Bhayangkara berencana mengadakan penyuluhan hidup sehat secara berkala. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberadaan industri pertambangan memberikan dampak kesejahteraan dan kesehatan yang nyata bagi lingkungan sekitar, bukan sekadar nilai ekonomi semata. (red)

11 / 100 Skor SEO