“Pelatihan ini menjadi modal penting bagi kita semua untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Sebagai penggerak di masyarakat dan pendidik generasi penerus, kita harus mampu menunjukkan contoh yang baik,” ujar Ny. Arinta.

Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi kepatuhan terhadap peraturan dan etika organisasi sebagai fondasi identitas diri yang kuat dan profesional. “Seseorang yang memiliki integritas dan etika yang baik akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Kegiatan TOT ini menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidangnya, yakni Reny Emilda Susana, Herniwati Joko, dan Nurhaerani Haeba.

Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek etika, mulai dari etika di ruang publik, etika berpenampilan, hingga pengelolaan emosi dan kesehatan mental dalam berkomunikasi. Diharapkan, materi ini dapat membekali peserta menjadi trainer yang handal dan mampu mereplikasi pelatihan serupa di daerah masing-masing. (red)

58 / 100 Skor SEO