“Kami rutin melakukan sidak ke distributor untuk mencegah penimbunan,” tambah Fitrah. “Pengawasan ketat ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga,” ujarnya.
Pasar murah serentak ini akan digelar mulai Rabu hingga Jumat, 19-21 Maret 2025, dan akan disiarkan langsung melalui Zoom. Kegiatan ini difokuskan pada bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur. Di Kota Kendari, pasar murah akan dipusatkan di Eks MTQ Kendari.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran, yaitu kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dengan membatasi pembelian dan melakukan verifikasi, kami berupaya mencegah penimbunan dan spekulasi,” kata mantan staf BKPSDM Sultra itu.
Adapun daftar distributor yang berpartisipasi dalam pasar murah ini antara lain:
- UD. Tunas Bhakti
- Kapal Api
- Megahputra Sejahtera
- Naga Mas
- UD Kalam Hidup
- UD. Akbar Telur
- UD. Akbar Jaya
- PT. Cinta Damai Insani
- Indofood Fortuna Makmur
- PT. Kara Santan Pertama
- Bulog
- PT. Niramas Utama (INACO)
- Indofood
- PT. Dairyfood Internusa
Selain melibatkan distributor, menjelang Idul Fitri atau tujuh hari sebelum Lebaran, Pemprov Sultra berencana kembali menggelar pasar murah serentak dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Pemerintah berharap program ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan menyambut Idul Fitri dengan sukacita. (Red)



Tinggalkan Balasan