Hasil survey menunjukkan masih terdapat beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas.
Selain jalur darat, tim juga melakukan pengecekan fasilitas di Pelabuhan Penyeberangan Kapal Feri Kolaka–Bajoe yang menjadi salah satu akses penting mobilitas masyarakat.
Pengecekan turut dilakukan di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan pelabuhan hingga area wisata Kajuangin, Desa Liku, Kecamatan Samaturu.
Menurut Dwi Arif, beberapa titik yang ditemukan berpotensi menyebabkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani.
Dengan adanya survey terpadu ini, pihak kepolisian berharap potensi gangguan lalu lintas dapat diantisipasi lebih awal sehingga arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih aman dan lancar.
Reporter: Andi Lanto



Tinggalkan Balasan