Hasan Fawzi berharap kolaborasi ini dapat mendukung peningkatan interoperabilitas, memperkuat penerapan standar Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme (AML/CFT) secara efektif, serta meningkatkan perlindungan konsumen dalam ekosistem aset digital.
Chief Executive Officer VARA, Matthew White, menambahkan bahwa kemitraan ini bertujuan mendorong inovasi yang bertanggung jawab dan keunggulan regulasi. VARA merupakan regulator pertama di dunia yang secara khusus mengatur aset virtual.
“Dengan memformalkan kerja sama yang terstruktur dalam pengawasan, penegakan, dan pertukaran data, kita tidak hanya memperkuat perlindungan investor dan kemampuan bersama dalam memitigasi risiko kejahatan keuangan, tetapi juga menetapkan standar baru bagi pengawasan lintas batas,” kata White.
White menegaskan bahwa kolaborasi dengan OJK menegaskan peran Dubai sebagai pusat global industri aset virtual yang transparan, interoperabel, dan visioner. Penandatanganan ini dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dan diskusi kebijakan mendalam mengenai pengawasan aset digital. (red)



Tinggalkan Balasan