“Saya tidak menyadari bahwa di undangan tersebut terdapat lampiran, dan ketika saya mengirimkan undangan, saya tidak memeriksa dengan teliti. Setelah mendapat konfirmasi, kami segera menarik undangan yang telah kami kirim dan mengirimkan yang sudah diperbaiki,” kata Asril melalui sambungan telepon pada Jumat (7/2/2025).

Meski demikian, Asril menegaskan bahwa kejadian ini murni merupakan kesalahan manusiawi dan tidak ada unsur kesengajaan. Ia mengungkapkan bahwa seluruh jajaran KPU Sultra tengah sibuk mempersiapkan acara penetapan paslon yang berlangsung malam itu, dan ia sedang fokus menyusun sambutan saat undangan tersebut terkirim.

“Kami memohon maaf atas kelalaian ini. Ini adalah human error, dan kami akan lebih berhati-hati di masa depan untuk mencegah kesalahan serupa,” jelasnya.

Kekeliruan ini, meskipun tidak disengaja, menjadi peringatan bagi KPU Sultra untuk lebih teliti dalam mempersiapkan acara-acara penting, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat merusak citra lembaga tersebut di mata masyarakat Sultra. (red)